Minggu, 08 Juni 2025

CATATAN BUNUH DIRI

Aku tahu, catatan ini tidak akan pernah sampai pada siapa pun. Bukan tanpa sebab aku membuatnya. Aku hanya ingin menuangkan sampah-sampah di kepala kala ajakan kematian itu lebih menyenangkan. Kuharap setelahnya kau akan paham, bahwa aku ternyata tak sekuat yang kau lihat di permukaan.

Jika aku mati hari ini, orang yang ingin aku perdengarkan keluh kesahku adalah ibu. Sungguh, mungkin kini aku mencapai batasku. Aku tak sanggup lagi bertahan dengan berbagai tuntutan yang menyesakkan. Batinku lelah, jiwaku sudah lama ingin menyerah. Hanya tekadku lah yang mati-matian membuatku bertahan. Sayangnya, tekad itu perlahan kian padam.

Hunjaman kata-kata kasar dan memekakkan, mengendap hingga berkerak. Tak peduli seberapa banyak aku mencoba menghapusnya, noda itu kian kuat mencengkeram, perlahan mengikis seluruh jiwa. Sampai di satu titik, aku sadar bahwa tak ada lagi pegangan di tangan. Aku terombang-ambing, tak tahu lagi apa yang sebenarnya sedang kupertahankan. Karena sejauh yang aku ingat, diriku nyaris lebur dalam setiap ketidakberdayaan. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar